Sinopsis:
Buku ini mengkaji rasa malu (al-ḥayā’) sebagai salah satu nilai penting dalam pembentukan karakter manusia. Dalam perspektif Islam, rasa malu bukan sekadar perasaan takut terhadap penilaian orang lain, melainkan kesadaran moral dan spiritual yang mendorong seseorang untuk menjaga kehormatan diri, mengendalikan perilaku, serta menghindari tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama
Buku ini menguraikan konsep rasa malu berdasarkan Al-Qur’an, hadis, dan khazanah pemikiran Islam, sekaligus membahas bagaimana nilai tersebut dapat ditanamkan melalui proses pendidikan. Pendidikan rasa malu ditempatkan bukan sebagai upaya membangun ketakutan atau rasa rendah diri, tetapi sebagai proses membentuk kesadaran diri, tanggung jawab, kesopanan, dan kontrol moral yang bersumber dari keimanan. Dengan demikian, rasa malu menjadi bagian dari pendidikan akhlak yang membantu peserta didik membangun hubungan yang sehat dengan Allah, diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungan.
Di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin terbuka, pendidikan rasa malu menjadi semakin relevan. Buku ini menawarkan perspektif bahwa al-ḥayā’ dapat menjadi fondasi penting bagi pendidikan karakter dan pembentukan generasi yang memiliki integritas, kesantunan, serta kesadaran moral dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern.
| Penulis | : | 1. | Nasirudin |
| 2. | Alis Asikin |
Copyright©2025 by Dr. Nasidurin, M. Ag., dkk
Diterbitkan oleh:
Editor : Aang Kunaepi
Desain Cover : Ismutik, S. Pd. Gr.
Ukuran : 14,8 x 21 cm (A5)
Hal : 118
ISBN :
Cetakan I : 2026
| All right reservedHak cipta dilindungi undang-undangDilarang memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dan dengan cara apapun tanpa izin tertulis dari penerbit. |





