Bab ini menguraikan kerangka konseptual dan praktis dalam membangun hubungan sinergis antara sekolah dan masyarakat sebagai fondasi pengelolaan pendidikan yang partisipatif dan berkelanjutan. Dijelaskan bahwa manajemen hubungan sekolah-masyarakat bukan sekadar kegiatan seremonial atau komunikasi satu arah, melainkan suatu sistem strategis yang melibatkan identifikasi pemangku kepentingan, perancangan program kolaboratif, serta mekanisme evaluasi berbasis kepercayaan dan transparansi. Melalui pendekatan partnership yang inklusif—melibatkan orang tua, komite sekolah, tokoh agama, dunia usaha, dan pemerintah daerah—sekolah dapat mengoptimalkan sumber daya lokal, memperkuat akuntabilitas publik, serta menciptakan ekosistem pendukung yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Bab ini menekankan bahwa dalam konteks pendidikan Indonesia yang beragam, keberhasilan manajemen hubungan ini sangat ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah yang visioner, komunikasi efektif yang membangun dialog dua arah, serta integrasi nilai-nilai kearifan lokal dan keagamaan sebagai perekat sosial dalam membangun komunitas belajar yang humanis dan berkeadilan.
Penulis : 1. Nilta Wasilaturrohmah
2. Ummu Khoerotul fazzariyah
Copyrigh©2024 by Nilta Wasilaturrohmah. Dkk.
Diterbitkan oleh:

Penyunting : Dr. Miswari, M.Ag.
Tata letak : Silviatul Hasanah
Cover : Ismutik
Ukuran : 21 x 29,7 cm (A4)
Hal : 17
QRCBN : 62-4146-0149-776
Cetakan I : 2025-05-05





